Jumat, 29 April 2011

MENYENANGKAN & MENENANGKAN PASIEN ANAK-ANAK

Bengkok-kan Koin Lima-ratusan dengan Kekuatan Pikiran

Kadang ada pasien anak-anak yang tidak tenang dan bahkan ketakutan.
Hal seperti ini bisa kita atasi dengan sedikit pertunjukan.

Ini koin lima-ratusan...


Koin lima-ratusan biasa...


Mencoba bengkok-kan koin dengan kekuatan pikiran...


Konsentrasi tenaga di jari-jari...


Jari-jari bengkok-kan koin lima-ratusan...


Pelan tetapi pasti...


Koin terbengkok-kan...


Sikecil senang, sikecil tenang...


Koin bengkok semua senang...


He...he...he...

Rabu, 27 April 2011

MINDSET YANG SEHAT MENENTUKAN KESEHATAN, KEBUGARAN DAN PENAMPILAN SESEORANG: Peran hipnoterapi dalam body beautification

Badan kita itu dikendalikan oleh otak / pikiran kita. Namun banyak yang tidak menyadari kalau pengendalian / kontrol yang dilakukan oleh “pikiran sadar” itu hanya sekitar 12% saja, sedangkan yang 88% adalah kontrol dari “pikiran bawah-sadar”. Pikiran “bawah-sadar” inilah yang membentuk mindset serta kepribadian seseorang.

Mindset yang sudah terbentuk (pada orang dewasa) itu bersifat mantap dan hampir tidak mungkin berubah. Merubah mindset seseorang hampir tidak mungkin, namun dengan methoda khusus masih bisa dilakukan, yakni yang terjadi pada proses brain-washing, atau di ABRI dengan cara penegakkan kedisiplinan ABRI.

Orang gemuk (apalagi yang obese) sudah bertahun-tahun memiliki mindset dan perilaku serta perilaku makan yang sudah mantap (tetapi keliru). Untuk perbaiki perilaku keliru ini lazimnya dilakukan “konsultasi gizi” dengan dokter spesialis gizi, ataupun dengan tenaga gizi lainnya.

Pasien dengan mudah mengerti pengarahan “menu seimbang” yang dianjurkan padanya. Ia dengan sopan mendengarkan, serta berjanji akan mematuhinya. Tetapi mindset -nya jelas-jelas tidak bisa menerima (dan bahkan menolak) terhadap informasi baru ini (karena sangat berbeda dengan apa yang ada di “kamus” mindset bawah-sadarnya).

Konsultasi gizi (gaya klasik) hanya bisa ber-interaksi dengan “pikiran sadar” (hanya 12% dari total fungsi otak), nilai keberhasilanya sangat rendah, dan bahkan bisa gagal total. Berat badan pasien memang bisa saja turun (apalagi bila dibantu obat2an yang kuat). Namun umumnya ini hanya bersifat sementara. Dalam waktu tidak terlalu lama ia akan segera kembali gemuk seperti semula.

Yang agak lebih berhasil adalah dengan proses behaviour modification, yakni konsultasi (gizi) dan diskusi yang berulang-ulang dan berkala serta berkelanjutan. Tetapi cara ini selain makan waktu yang sangat lama (bisa berbulan-bulan), hasilnyapun sering sekali juga tidak memuaskan.

Seorang dokter yang mampu melakukan hipnoterapi dapat ber-interaksi dengan pikiran “bawah sadar” / mindset pasien (88% dari total kemampuan otak). Dengan cara inimindset pasien yang keliru ini dapat dipengaruhi dan diperbaiki, dan menghasilkan perbaikan perilaku (khususnya perilaku makan) yang dikehendaki.

Tidak semua orang mampu di-hipnotis, tidak seperti yqang sering kita lihat di pertunjukan panggung / TV (yang terkesan seolah-olah semua mudah), karena setiap pertunjukan itu dipersiapkan terlebih dahulu dan sudah dengan koreografi. Namun dengan tehnik khusus (dan mungkin juga dengan alat bantu) dokter yang benar-benar terlatih akan mampu melakukan hipnoterapi pada pasien dengan sukses. Hasilnya memang sangat menakjubkan!

Pada saat pasien dalam keadaan ter-hipnotis, saat itu dokter bisa melakukan berbagai tindakan-tindakan medis yang diperlukan, seperti: Konsultasi gizi (langsung ditujukan ke “bawah-sadar”), menanamkan sugesti untuk kepercayaan diri, mesoterapi, aquapunktur, bahkan minor surgery. Penggunaan anastesi (yang kadang bisa merugikan kondisi kesehatan pasien) tidak diperlukan disini. Pasien akan tetap dalam keadaan nyaman dan aman.

Walau hipnoterapi itu asal-nya ilmu lama, tetapi kini sudah banyak dilakukan penelitian ilmiah, semakin diminati, dan sangat mampu di-aplikasi-kan di dunia kedokteran modern masa kini.


Sebelum:



Sesudah:


Sebelum:


Sesudah:



Sebelum:



Sesudah:



Sebelum:



Sesudah:

Minggu, 17 April 2011

MARI BELAJAR HIPNOSIS-HYPNOTHERAPY

Perilaku adalah bagian dari kepribadian kita. Perilaku terbentuk dari saat anda lahir dan ber-interaksi dengan dunia luar sampai saat anda sekarang ini.

Kepribadian itu bila sudah terbentuk, sangat sukar sekali untuk diubah.

Para Psikolog dan Dokter jiwa adalah mereka2 yang dilatih khusus untuk mampu merubah perilaku / kepribadian seseorang (guna memperbaikinya bilamana ditemukan adanya kepribadian yang salah / menyimpang). Namun upaya mereka ini juga sangat tidak mudah.

Ada tiga tehnik untuk bisa merubah perilaku seseorang yang tergolong efektif, yakni: 1. Brain washing (tidak menusiawi), 2. Dengan pemaksaan (misalnya bila masuk AKABRI), dan 3. Hipnotherapy.

Belajar Hypnosis-Hypnotherapy tidak terlalu sukar. Andapun pasti bisa melakukannya. Dengan proses hypnosis, kita bisa mempangaruhi alam bawah sadar seseorang, dan kemudian bisa mengubah (memperbaiki) perilakunya.

Video dibawah ini adalah salah satu contoh bagaimana dengan manuver sederhana, bawah sadar seseorang bisa kita pengaruhi.

Bila tertarik, anda bisa belajar pada kami...


Selamat mencoba....

Jumat, 21 Januari 2011

IBU CANTIK MAU MEMAKAI KEBAYA PESTA


Kejadian ini sudah berlangsung November tahun lalu. Seorang ibu setengah baya datang ke praktek saya waktu itu. Beliau terkesan dari keluarga baik-baik dan berpenampilan sopan. Berat badannya memang tampak sedikit berlebih, namun secara keseluruhan penampilan masih terkesan lumayan.

„Saya mau turunkan barat badan“ katanya,“ Agar Januari nanti ini bisa memakai kebaya pesta pada pernikahan putri bungsu saya“. Hanya saja ibu ini terkesan agak gelisah, seakan ada sesuatu yang sangat berat yang menggangu pikirannya.

Pada saat pemeriksaan fisik, terkejut saya dibuatnya. Perut ibu ini tampak lebam biru-hitam didinding perut di-mana2. Namun waktu ditanya apa penyebabnya, beliau hanya mau menjawab seadanya.

Sewaktu akan menjalani hipnoterapi, beliau tidak mampu berkonsentrasi. Pikiran terkesan ber-pindah2 dan tidak mampu relaxasi. Mengagetkan memang, karena ibu ini hampir serupa seorang pecandu narkoba waktu bereaksi. Otak dan pikiran sangat aktif, tetapi arah pikiran tidak jelas, sebentar kesana sebentar kesini.

Setelah ditanya lebih rinci, baru beliau mau mengakui. Memang sudah berobat pada seorang dokter, yang mengaku dokter ahli kecantikan tadi pagi. Beliau mendapat suntikan banyak dibagian perut, serta dibekali kapsul obat untuk diminum sehari dua kali. Sejak pagi itu perasaan menjadi kurang tenteram, jantung berdebar, dan buang air kecil ber-kali2.

Beliau memang sudah berobat pada dokter yang ini sejak beberapa minggu lalu. Berat badan sudah turun sekitar 4 kilo, tetapi badan terasa tidak nyaman dan tidak tenteram, serta diiringi suasana hati yang gelisah selalu.

Saya meminta ibu ini menghentikan obatnya. Diteruskan dengan memberikan konsultasi kesehatan dan gizi, serta terapi standar yang biasa saja. Saya meminta beliau kembali dihari ke-lima.

Gambar diatas adalah keadaan perut pada hari ke-lima saat beliau datang. Lebam biru-hitam diperut sudah banyak berkurang, dan perilaku juga sudah tenang. Beliau bahkan mampu menerima hipnoterapi gizi dalam upaya merubah mindset, termasuk mampu memilih makanan mana yang boleh dimakan, serta yang mana yang harus dipantang.

Roy Marten, Revaldo dan beberapa selebriti Indonesia lainnya harus masuk bui karena memakai narkoba. Mereka mungkin memang sudah sekuat-kuatnya berusaha. Namun walau niat benar-benar mau berhenti, apa daya narkoba itu telah merusak beberapa jejas di berbagai bagian otak mereka. Fungsi otak sudah terganggu dan mereka sudah menjadi pecandu.

Saya tidak tahu pasti obat apa yang sebenarnya diberikan dan disuntikan. Karena saya hanya memeriksa pasien secara fisik saja, tidak sampai meminta periksa laboratoriumnya. Mudah-mudahan obatnya tidak yang tergolong jenis narkoba. Obat jenis ini sering disalah gunaan karena efek penurunan berat badan memang luar biasa.

Dokter (atau yang mangaku) yang sampai tega menyuntik pasiennya dengan obat yang masih tergolong narkoba, itu tergolong mahluk yang jahat, yang jahatnya luar biasa.....

Kenapa tidak dipersilahkan masuk bui saja....

He..he..

CATATAN:

Kini di IDI sudah ada berbagai organisasi profesi (dokter) dengan peminatan2 tertentu, seperti: Estetika, Kulit, Gizi Klinik, Anti Penuaan, serta peminatan2 lainnya yang juga menangani masalah estetika.

Selasa, 11 Januari 2011

MEMBACA FOTO AURA


Prof Dr Walujo Soerjodibroto PhD, SpGK


Bagi yang mampu membaca AURA….

Pasti mampu melihat kelemahan / kekurangan saya...

Atau kelebihan?...

He...he...

Jumat, 24 Desember 2010

KENALILAH OTAK ANDA


Pada masa embrio, otak itu terdiri dari 3 bagian: 1. Otak depan, 2. Otak Tengah, dan 3. Otak belakang.

Otak depan kemudian berkembang menjadi Cortex cerebri (cerebral cortex), bagian otak yang pada manusia paling berkembang sempurna. Cortex cerebri ini terdiri atas 2 bagian (lobus) yakni: 1. Otak (lobus) kanan, dan 2. Otak (lobus) kiri. Disinilah terjadi semua proses yang berkaitan dengan intelegensia manusia, termasuk didalamnya proses berpikir dan berkreasi dll. Cortex cerebri adalah bagian otak yang paling berperan dan paling menentukan sehingga manusia menjadi cerdas seperti sekarang ini. Manusia menjadi mahluk utama yang paling mulia didunia ini.

Otak tengah dan otak belakang berkembang menjadi “batang otak”. Otak belakang akan menjadi bagian otak yang disebut medulla, pons, dan formasi reticularis. Otak belakang ini menghubungkan otak dengan saraf spinalis (spinal cord) yang ada di tulang belakang. Adapun pons menghubungkan medulla dengan cerebellum yang fungsinya membantu mengatur koordinasi gerakan-gerakan diseluruh bagian tubuh kita.


Medulla berfungsi mengatur mekanisme kerja berbagai bagian tubuh yang penting yang bersifat otonomik, seperti: Denyut jantung, laju pernapasan, dan tekanan darah dll. Sedangkan formasi reticularis berupa suatu network serabut saraf yang berfungsi mengatur koordinasi berbagai aktifitas penting pada manusia seperti kondisi sadar, tidur dll.

Otak tengah atau mesencephalon adalah bagian otak pada manusia yang paling kurang berkembang. Tugas utama otak tengah adalah berupa semacam stasiun relay, terutama terhadap informasi-informasi pendengaran dan penglihatan, juga mengontrol kooordinasi gerakan berbagai bagian-bagian diseluruh tubuh kita. Fungsi otak tengah ini juga barkaitan dengan kemampuan intuisi serta hal-hal lain yang terkaitan dengan ini. Sayangnya pada manusia bagian otak yang ini kurang berkembang.


Cerebellum mengatur dan mengkoordinasikan informasi yang datang dari pusat keseimbangan badan yang letaknya di bagian telinga tengah, dengan saraf-saraf sensorik, dan dengan fungsi pendengaran serta penglihatan kita. Cerebellum juga mempunyai fungsi penting dalam proses memori dan kemampuan belajar seseorang.

Karena lingkungan, kehidupan, serta tantangan yang dihadapi manussia yang sudah semakin rumit dan komplex, maka ini kesemuanya memerlukan kerja yang luar biasa dari sistim integensia kita. Oleh karenanya otak depan, terutama cortex cerebri pada manusia sebegitu berkembangnya sehingga merupakan bagian otak yang secara fisik dan secara fungsi men-dominasi bagian-bagian otak lainnya.

Seperti telah disebut diatas, otak tengah sangat berkaitan dengan fungsi intuisi kita. Intuisi ini sangat diperlukan sekali untuk kelangsungan hidup semua mahluk di dunia. Kemampuan intuisi ini masih sangat berkembang pada binatang. Sebaliknya, kehidupan manusia moderen ini kurang memerlukan intuisi setajam yang ada pada binatang. Otak depan manusia sedemikian berkembang dan sampai-sampai mengalahkan otak tengah baik dari segi fisik / anatomis ataupun dari segi fungsi. Kita semua telah mendengar bagaimana menjelang terjadinya tsunami di Thailand, gajah-gajah sudahmenjadi gelisah, sedangkan manusianya masih santai bersuka-ria.


Otak tengah manusia bisa dilatih, terutama bila otak masih dalam fase pertumbuhan. Dengan melatih otak tengah, manusia akan mampu meningkatkan kemampuan intuisi-nya. Anak-anak dapat diajarkan untuk mampu berjalan, menebak kartu, serta membaca dengan mata tertutup, serta kamampuan-kemampuan luar biasa lainnya, yang kesemuanya ini pada akhirnya bisa meningkatkan kecerdasan anak tsb.

Namun Tuhan itu pastinya sudah memiliki rancana besar dimana manusia dibuat / ditingkatkan intelegensianya, dan dikurangi kemampuan intuisinya. Dalam kondisi tertentu, intuisi kuat bisa sangat membantu dan sangat berguna., misalnya seorang pesulap, “orang pintar” yang mampu menolong / memperbaiki emosi orang lain, penjudi kartu dll. Orang-orang demikian ini terkesan berkemampuan / berperilaku cerdas. Dia akan dikagumi oleh banyak orang dimanapun ia berada.


Namun, ada pula ruginya. Kita tidak diharapkan memiliki kemampuan otak tengah yang terlalu dominan, misalnya seperti yang terjadi pada anak-anak indigo. Apa nyamannya bila suara-suara yang seharusnya tidak terdengar oleh manusia biasa (misalnya bila frekwensinya diatas 20.000 Hertz) bisa terus-menerus terdengar dan menggangu kenyamanan kita? Anda suka bila sesuatu yang mestinya tidak tampak, tiba-tiba muncul dan berada disamping anda? Apa nyamannya kalau intuisi kita memberitahukan bahwa tidak lama lagi kita akan mengalami celaka? Atau apa nyamannya kalau intuisi kita mengabarkan bahwa wanita pujaan yang sedang kita kejar pasti tidak akan menerima kita?

Dengan belajar melakukan hypnosis / hipnotherapi, dalam batas tertentu, otak tengah juga ikut meningkat kemampuannya, walau tidak setajam dan sekuat bila dengan pelatihan khusus yang langsung ditujukan pada otak tengah. Namun enaknya, kita akan mampu melakukan hal-hal istimewa ini hanya pada saat-saat yang kita meng-inginkan-nya saja. Dengan demikian, ketenteraman serta kenyamanan hidup sebagai manusia masih bisa wajar-wajar saja.



Dalam ilmu kedokteran moderen, hypnoterapi, hypnosliming dan sejenisnya sudah terbukti sangat besar kegunaannya. Cara ini bisa sangat efektif dipakai untuk mngubah mindset seseorang, agar ia bisa berubah untuk dapat menjalankan kehidupan yang lebih sehat. Cara ini juga bisa untuk meningkatkan kepercayaan diri. Dalam keadaan tertentu bisa dipakai sebagai sarana anesthesi yang efektif dan aman, dan tidak memberikan komplikasi yang berarti.

Minggu, 19 Desember 2010

WORKSHOP ON BASIC HYPNOSIS & MEDICAL HYPNOTHERAPY


Workshop on "Basic Hypnosis & Medical Hypnotherapy", with special reference to "Hypnoslimming & Body Beautification".

Target participants: Medical Doctors and other Health Personnel.

Jakarta, 29-30 January 2011.

If interested, please apply as soon as possible since there will be a limitation on the numbers of participants to keep a good span of control during practical training.